TIDUR
Sudah dua menit lebih Niko menatapi dua angsa di atas kasur. Dua angsa itu dibentuk dari handuk yang dililit, sayapnya dari handuk yang lebih kecil dilipat rapi. Di atas kasur, di bawah angsa, ada tulisan ‘Happy Honeymoon’. Pada situasi yang tepat, ini adalah service yang istimewa dari sebuah resort mewah. Namun, Niko tidak bisa menahan rasa kesal, bercampur sedih, juga kecewa. Dia melepaskan pegangan dari koper, lalu memencet telepon yang ada di kamarnya. Resepsionis mengangkat. Tanpa jeda, Niko berkata, ‘Saya sudah bilang di email kalau saya datang sendiri. Tidak dengan istri, uh, pasangan saya. Tolong jangan kasih saya ucapan happy honeymoon seperti ini.’ Resepsionis meminta maaf, lalu bertanya, ‘Berarti rencana romantic dinner di restoran kami nanti malam tidak jadi ya, Pak?’ Niko langsung menutup teleponnya, kesal. Di bagian mana dari “datang sendiri” yang dia tidak paham? Seharusnya tujuh hari ke depan menjadi bulan madunya yang istimewa, tapi Niko batal menikah dengan...